Siapa Orang Tertua dalam Alkitab?
Metusalah dikenal sebagai orang tertua dalam Alkitab. Menurut Kitab Kejadian, ia hidup hingga mencapai usia 969 tahun sebelum akhirnya meninggal. Angka ini tentu sangat mengejutkan jika dibandingkan dengan usia manusia saat ini, tetapi dalam konteks cerita-cerita Alkitabiah zaman dahulu, umur panjang seperti ini sering disebutkan sebagai bagian dari sejarah umat awal.
Metusalah adalah putra Henokh, yang dikenal karena "diangkat oleh Allah" tanpa mengalami kematian. Ia juga merupakan ayah dari Lamekh dan kakek dari Nuh, tokoh penting yang selamat dari zaman air bah. Kehidupan Metusalah membentang hampir sampai pada masa banjir besar, yang membuat namanya sering dikaitkan dengan zaman prasejarah Alkitab.
Banyak yang bertanya-tanya, apakah usia 969 tahun benar-benar literal atau memiliki makna simbolis. Meski para ahli dan teolog masih berdiskusi tentang hal ini, yang jelas, kisah Metusalah mengajak kita merenungkan makna hidup, keturunan, dan hubungan manusia dengan Tuhan dalam narasi Alkitab.
Namanya pun telah menjadi peribahasa dalam budaya modern untuk menggambarkan sesuatu yang sangat tua — misalnya, “tua seperti Metusalah”. Namun di balik ungkapan itu, ia tetap sosok yang menarik dalam sejarah iman, mengingatkan kita akan panjangnya perjalanan manusia sejak zaman purba.
Komentar
Belum ada komentar. Jadilah yang pertama bereaksi.