Orang Terakhir yang Keluar dari Neraka: Kisah Juhainah yang Menginspirasi
Dalam ajaran Islam, ada banyak kisah menyejukkan hati tentang rahmat Allah yang tak terbatas. Salah satunya adalah kisah seorang laki-laki bernama Juhainah, yang dikenal sebagai orang terakhir yang keluar dari neraka dan akhirnya masuk surga.
Rasulullah ﷺ pernah menceritakan bahwa di akhir zaman, ketika semua manusia telah dihisab, masih akan ada seorang hamba yang ditarik keluar dari neraka oleh rahmat Allah. Ia bukanlah orang yang sempurna, tetapi di hatinya masih tersisa setitik iman—sekecil biji sawi. Orang itulah yang kemudian dikenal sebagai Juhainah.
Menurut riwayat, Juhainah adalah seseorang yang sempat terjatuh dalam dosa besar, namun tidak pernah sepenuhnya meninggalkan keyakinan akan kekuasaan Allah. Bahkan di saat paling gelap, ia masih mengucapkan "La ilaha illallah" dengan hati yang bergetar. Karena kalimat itulah, Allah memutuskan untuk membebaskannya dari azab yang kekal.
Bayangkan: setelah sekian lama terbakar dalam api neraka, ia ditarik keluar bukan karena amalnya yang banyak, tapi karena rahmat Ilahi yang tak terduga. Ia masuk surga bukan sebagai pahlawan, tapi sebagai hamba yang masih percaya, meski lemah.
Kisah ini mengingatkan kita bahwa selama nyawa masih di kandung badan, pintu taubat selalu terbuka. Tidak ada yang tahu siapa Juhainah sebenarnya—apakah ia seorang sahabat, atau hanya nama simbolik. Tapi yang pasti, kisahnya memberi harapan: tidak ada dosa yang terlalu besar untuk dimaafkan, asal hati masih mengenal Tuhan.
Di tengah kesibukan dunia, kisah Juhainah mengajak kita untuk tak pernah putus asa. Karena rahmat Allah selalu lebih besar dari segala dosa.
Komentar
Belum ada komentar. Jadilah yang pertama bereaksi.