Siapakah Murid Tertua Yesus?
Ketika membaca kisah para murid Yesus dalam Alkitab, satu nama yang selalu muncul di urutan pertama adalah Simon, yang kemudian dikenal sebagai Kefas atau Petrus. Banyak ahli tafsir Alkitab dan tradisi Kristen awal sepakat bahwa Petrus kemungkinan adalah murid tertua di antara keduabelas rasul.
Nama Petrus selalu disebut pertama dalam daftar murid-murid Yesus—baik dalam Injil maupun Kisah Para Rasul. Hal ini bukan hanya kebetulan, tetapi menunjukkan peran pentingnya sebagai tokoh sentral di antara mereka. Ia seorang nelayan dari kota Betsaida, dan Alkitab mencatat bahwa ia sudah menikah, karena disebutkan bahwa ibu mertuanya pernah disembuhkan oleh Yesus (Matius 8:14-15).
Usia Petrus memang tidak dicatat secara eksplisit dalam Alkitab, tetapi urutan penyebutan namanya serta posisinya yang sering menjadi juru bicara membuat banyak orang percaya bahwa ia adalah yang tertua. Selain itu, dalam berbagai peristiwa penting seperti transfigurasi Yesus dan saat doa di Getsemani, Petrus selalu ada di barisan depan.
Yesus memberinya nama baru: Kefas, yang berarti "batu" dalam bahasa Aram—dalam bahasa Yunani disebut Petrus. Nama ini melambangkan peran uniknya sebagai fondasi bagi gereja yang baru lahir (Matius 16:18).
Meski kadang bertindak tergesa-gesa dan berkepala keras, Petrus tetap menjadi teladan akan pertobatan dan kasih yang tulus kepada Tuhan. Dari seorang nelayan biasa, ia dipanggil menjadi “penguasa” dalam jemaat perdana di Yerusalem.
Komentar
Belum ada komentar. Jadilah yang pertama bereaksi.