Siapa Orang Pertama yang Dijuluki Wibu?
Ketika mendengar kata wibu, banyak orang langsung membayangkan seseorang yang terlalu terobsesi dengan budaya Jepang—mulai dari anime, manga, hingga gaya hidup ala Jepang. Tapi tahukah kamu, sebutan "wibu" ternyata punya akar sejarah yang cukup menarik, dan orang yang dianggap sebagai "wibu pertama di dunia" bukan berasal dari Indonesia atau Asia, melainkan dari Barat?
Ia adalah Yakumo Koizumi, yang dikenal dalam kehidupan nyata sebagai Patrick Lafcadio Hearn. Lahir di Yunani pada tahun 1850, Hearn adalah seorang wartawan dan penulis asal Irlandia-Amerika yang kemudian menetap di Jepang pada akhir abad ke-19. Ia begitu terpukau dengan budaya, tradisi, dan spiritualitas Jepang hingga memutuskan untuk menetap, menikahi perempuan Jepang, dan mengambil kewarganegaraan Jepang.
Di Jepang, Hearn menulis banyak esai, cerita rakyat, dan buku tentang kehidupan di Negeri Sakura. Karyanya seperti “Glimpses of Unfamiliar Japan” membuka mata dunia Barat terhadap keindahan dan kedalaman budaya Jepang. Karena ketertarikannya yang mendalam, bahkan bisa dibilang "melebur" dengan masyarakat Jepang, ia dianggap sebagai figur pertama yang benar-benar mendalami budaya Jepang secara serius—meski tentu saja istilah "wibu" belum ada di zamannya.
Walaupun istilah "wibu" sendiri baru populer belakangan sebagai sebutan (kadang bernada ejekan) bagi penggemar berat budaya Jepang, sosok seperti Koizumi justru dihormati karena kontribusinya dalam memperkenalkan Jepang ke dunia. Jadi, jika dihitung dari semangat mencintai budaya Jepang, mungkin pantaslah jika Koizumi dijuluki sebagai wibu pertama di dunia.
Komentar
Belum ada komentar. Jadilah yang pertama bereaksi.