Apa Itu Sleep Call dan Mengapa Jadi Tren?

Sleep call belakangan jadi perbincangan di kalangan muda, terutama mereka yang sedang menjalin hubungan jarak jauh. Istilah ini menggambarkan kebiasaan pasangan yang saling menelepon atau video call sebelum tidur, lalu terus terhubung sampai salah satu atau keduanya tertidur.

Bayangkan kamu dan pasangan berbaring di tempat tidur masing-masing, berbicara lewat telepon tentang hari yang telah berlalu, bercanda, atau hanya sekadar mendengar suara satu sama lain. Itulah inti dari sleep call—keintiman yang dibangun lewat suara, meski secara fisik terpisah.

Tren ini mulai populer seiring dengan semakin mudahnya akses teknologi komunikasi. Aplikasi kencan online yang semakin banyak digunakan membuat hubungan jarak jauh lebih umum. Di sisi lain, masa pandemi Covid-19 turut mempercepat kebiasaan ini, karena banyak orang memilih tetap terhubung secara emosional tanpa harus bertemu langsung.

Selain menumbuhkan rasa dekat, sleep call juga bisa memberi rasa aman dan nyaman. Mendengar suara pasangan sebelum tidur dipercaya membantu mengurangi rasa cemas dan kesepian. Namun, tidak semua orang merasa nyaman dengan kebiasaan ini. Bagi sebagian, ini bisa terasa terlalu intens atau mengganggu waktu istirahat.

Meski terlihat sederhana, sleep call mencerminkan bagaimana teknologi mengubah cara kita menjalin hubungan. Dari sekadar berkabar, kini komunikasi bisa menjadi ritual malam yang penuh makna—meski hanya lewat suara di ujung telepon.

Lihat juga

Artikel mendalam

Topik terkait