Apa Sebenarnya Bahan Piala Ballon d'Or?

Setiap tahun, dunia sepak bola menanti siapa yang akan mengangkat trofi Ballon d'Or, simbol pemain terbaik di dunia. Namun, pernahkah kamu penasaran dari apa piala bergengsi ini sebenarnya dibuat?

Trofi ini bukan sekadar replika emas mewah—ia memiliki proses pembuatan yang cukup rumit dan penuh detail. Menurut informasi yang beredar, berat piala Ballon d'Or mencapai sekitar 7,2 kilogram. Angka ini menunjukkan betapa padat dan berkelasnya trofi ini.

Bentuk bola yang ada di atas piala dibentuk dari pelat kuningan yang dibentuk sedemikian rupa dengan teknik embossing. Teknik ini membuat permukaan logam tampak timbul, meniru tekstur kulit bola sepak asli. Setelah itu, bola kuningan tersebut diisi dengan bahan mirip lilin yang dipahat secara presisi agar terlihat seperti bola sungguhan.

Meskipun tampak seperti emas, piala ini sebenarnya tidak sepenuhnya terbuat dari emas murni. Warna keemasan yang ikonik itu berasal dari lapisan akhir yang memberi tampilan mewah tanpa harus menggunakan logam berat. Proses pembuatannya dilakukan secara manual oleh pengrajin ahli, menjadikannya karya seni sekaligus simbol prestise.

Trofi Ballon d'Or pertama kali diberikan pada 1956 oleh majalah Prancis France Football, dan bentuknya tetap konsisten sejak tahun 1992. Bagi setiap pemain yang mendapatkannya, bobot 7,2 kg itu bukan hanya angka—tapi beban kebanggaan dan kerja keras selama bertahun-tahun.

Lihat juga

Artikel mendalam

Topik terkait