Sweter: Baju Hangat untuk Cuaca Dingin

Di Indonesia, kata sweter (dibaca swètêr) sudah cukup umum digunakan sehari-hari untuk menyebut baju berbahan tebal yang dipakai saat udara dingin. Meskipun bentuk tidak baku seperti "switer" juga sering terdengar, penulisan yang lebih tepat menurut ejaan bahasa Indonesia adalah "sweter", sesuai pelafalan dari bahasa Inggris "sweater".

Sweter biasanya terbuat dari bahan hangat seperti wol, katun tebal, atau bahan rajutan lainnya. Baju ini sangat cocok dipakai saat musim hujan atau di daerah beriklim sejuk seperti Dataran Tinggi Dieng, Bandung, atau kawasan Puncak. Selain fungsinya yang utama sebagai penghangat tubuh, sweter kini juga menjadi bagian dari gaya busana, tersedia dalam berbagai model, warna, dan motif.

Di negara-negara beriklim dingin, istilah "sweater" dalam bahasa Inggris Amerika, atau "jumper"/"jersey" dalam bahasa Inggris Britania, memang sangat umum. Namun di Indonesia, meskipun cuaca secara umum tropis, keberadaan sweter tetap penting bagi mereka yang tinggal di daerah dataran tinggi atau sekadar ingin tampil kasual dan nyaman.

Sweter juga mudah dipadukan dengan pakaian lain—bisa dipakai di atas kaus, dengan celana jeans, atau bahkan dengan jaket tipis saat suhu sangat rendah. Karena praktis dan multifungsi, tak heran banyak orang menyukai sweter sebagai teman setia di pagi yang berkabut atau malam yang sejuk.

Intinya, sweter bukan cuma soal kehangatan, tapi juga kenyamanan dan gaya. Jadi, kalau cuaca mulai terasa dingin, jangan ragu untuk mengenakan sweter favoritmu.

Lihat juga

Artikel mendalam

Topik terkait