Kapan Yesus Kristus Meninggal?
Kematian Yesus Kristus, yang diyakini oleh umat Kristen sebagai Juru Selamat umat manusia, terjadi pada abad pertama setelah Masehi. Para ahli sejarah dan teolog memperkirakan peristiwa ini berlangsung antara tahun 30 hingga 33 Masehi. Waktu yang tepat ini didasarkan pada catatan-catatan Alkitab, sejarah Romawi, serta penanggalan Yahudi yang digunakan saat itu.
Menurut tradisi Yahudi, satu hari dimulai saat matahari terbenam. Dalam konteks ini, Yesus wafat pada tanggal 14 Nisan, yaitu beberapa jam sebelum hari Paskah Yahudi dimulai, yang jatuh pada tanggal 15 Nisan saat matahari terbenam sekitar pukul 18:00. Paskah Yahudi sendiri adalah perayaan pembebasan bangsa Israel dari perbudakan di Mesir, dan kebetulan waktu kematian Yesus memiliki makna simbolis yang mendalam dalam keyakinan Kristen — sebagai Anak Domba Paskah yang menghapus dosa dunia.
Peristiwa penyaliban terjadi di Yerusalem, di bawah pemerintahan Pontius Pilatus, yang menjabat sebagai gubernur Romawi antara tahun 26 hingga 36 M. Fakta sejarah ini mendukung kisah Alkitab yang menceritakan bagaimana Yesus diadili, disalibkan, dan kemudian dikuburkan sebelum Sabat Yahudi dimulai pada hari Jumat menjelang malam.
Meskipun detail pasti tanggal dan jam masih diperdebatkan oleh para ahli, konsensus umum menyatakan bahwa kematian Yesus terjadi antara tahun 30–33 M, pada hari Jumat, menjelang Paskah Yahudi. Peristiwa ini menjadi pusat iman Kristen, di mana kematian dan kebangkitan-Nya diyakini membawa pengharapan dan keselamatan bagi banyak orang hingga hari ini.
Komentar
Belum ada komentar. Jadilah yang pertama bereaksi.