Apakah Tarik Tunai Bisa Dicicil? Ini Penjelasannya
Tarik tunai kartu kredit tidak bisa dicicil seperti halnya transaksi belanja biasa. Saat kamu melakukan gesek tunai (gestun), bank akan langsung membebankan jumlah dana yang ditarik ditambah biaya administrasi—dan jumlah ini muncul langsung sebagai tagihan penuh di cetak rekening berikutnya. Tidak ada opsi cicilan dari bank untuk transaksi semacam ini.
Lalu, mengapa banyak orang tetap memilih gestun meski tahu risikonya? Salah satu alasan utama adalah kebutuhan mendesak akan uang tunai, terutama saat sedang kesulitan keuangan atau butuh dana cepat untuk keperluan darurat. Selain itu, prosesnya tergolong instan dan tidak melalui verifikasi rumit seperti pinjam bank atau pinjaman online.
Meski terlihat menguntungkan dalam kondisi genting, gestun sebenarnya punya biaya yang cukup tinggi. Selain dikenakan biaya administrasi—biasanya 2–4% dari jumlah tarik—kamu juga langsung dikenai bunga harian yang mulai berjalan sejak hari pertama penarikan. Artinya, tidak ada masa tenggang seperti pada transaksi belanja.
Beberapa orang juga memanfaatkan gestun karena akses terbatas ke layanan pinjaman resmi, atau karena tidak ingin meminjam dari keluarga dan teman. Tapi hati-hati: jika tidak segera dilunasi, utang bisa membengkak cepat karena bunga yang terus bertambah.
Jadi, sebaiknya gestun hanya dipertimbangkan sebagai pilihan terakhir. Lebih baik cari alternatif lain seperti pinjaman dari lembaga resmi atau atur ulang anggaran bulanan. Bijak dalam mengelola keuangan jauh lebih penting daripada sekadar menyelesaikan masalah sesaat.
Komentar
Belum ada komentar. Jadilah yang pertama bereaksi.