Sebaiknya Ukur Tekanan Darah di Tangan Mana?

Sering kali muncul pertanyaan: saat memakai alat tensimeter, apakah lebih baik menggunakan tangan kanan atau kiri? Jawabannya mungkin mengejutkan—sebaiknya Anda mengukur tekanan darah di kedua tangan, bergantian.

Secara umum, tekanan darah di tangan kanan dan kiri bisa sedikit berbeda. Perbedaan kecil (sekitar 5-10 mmHg) masih tergolong wajar. Namun, jika selisihnya lebih dari 10 mmHg secara konsisten, itu bisa menjadi tanda adanya masalah pada pembuluh darah, seperti penyempitan arteri, yang perlu diperiksa lebih lanjut.

Bagi orang yang baru pertama kali mengukur tekanan darah atau memiliki riwayat hipertensi, disarankan untuk memeriksa kedua tangan. Catat hasilnya dan lihat mana yang lebih tinggi—itulah angka yang sebaiknya dijadikan acuan selanjutnya. Setelah itu, Anda bisa memilih satu tangan (kanan atau kiri) untuk pengukuran rutin, asal konsisten.

Selain posisi tangan, pastikan juga posisi tubuh saat pengukuran: duduk tenang, punggung tegak, kaki tidak bersila, dan lengan diletakkan sejajar dengan jantung. Hindari kopi, rokok, atau olahraga 30 menit sebelumnya agar hasilnya akurat.

Jadi, tak perlu terpaku hanya pada tangan kanan atau kiri. Yang terpenting adalah ketepatan dan konsistensi. Meluangkan waktu beberapa menit lebih lama untuk mengukur kedua sisi bisa memberi gambaran kesehatan yang lebih utuh. Jangan anggap remeh perbedaan angka—kadang, itulah yang membantu mendeteksi masalah lebih dini.

Lihat juga

Artikel mendalam

Topik terkait