Mengenal Batas Tekanan Darah Tinggi yang Perlu Diwaspadai
Banyak orang sering kali mengabaikan kondisi tubuh mereka sampai gejala yang parah muncul. Salah satu kondisi yang kerap menjadi "pembunuh senyap" adalah hipertensi atau tekanan darah tinggi. Namun, sebenarnya di angka berapa seseorang bisa dikatakan memiliki tensi tinggi?
Secara medis, Anda didiagnosis mengalami tekanan darah tinggi jika hasil pengukuran menunjukkan angka 130/80 mmHg atau lebih tinggi. Angka pertama (sistolik) menunjukkan tekanan saat jantung memompa darah, sedangkan angka kedua (diastolik) menunjukkan tekanan saat jantung beristirahat di antara detakan.
Secara biologis, tekanan darah ini sangat ditentukan oleh dua faktor utama, yaitu volume darah yang dipompa oleh jantung dan tingkat resistensi aliran darah pada pembuluh darah arteri. Ketika pembuluh darah menyempit atau mengeras, jantung harus bekerja ekstra keras untuk mengalirkan darah ke seluruh tubuh, yang akhirnya memicu kenaikan tensi.
Gaya hidup modern seperti konsumsi garam berlebih, kurang olahraga, dan stres berat turut andil dalam mempersempit pembuluh darah tersebut. Oleh karena itu, penting untuk melakukan pengecekan secara rutin. Jika tensi Anda mulai menyentuh angka 130/80 mmHg, mulailah memperbaiki pola makan dan berkonsultasi dengan dokter sebelum kondisinya memicu komplikasi yang lebih serius.
Komentar
Belum ada komentar. Jadilah yang pertama bereaksi.