Di Mana Allah Berada Menurut Ajaran Islam?
“Tuhan ada di mana sih?” Pertanyaan sederhana ini sering muncul, terutama dari anak-anak, tapi juga menjadi renungan bagi yang dewasa. Dalam Islam, jawaban atas pertanyaan ini sudah jelas, meski tetap penuh keagungan.
Allah bersemayam di atas ‘Arsy, sebagaimana disebutkan dalam Al-Qur’an surah Thaha ayat 5: “Allah Yang Maha Pemurah bersemayam di atas ‘Arsy.” Ayat ini tegas menjelaskan posisi Allah secara maknawi, tidak seperti makhluk-Nya. Bukan berarti Allah seperti benda yang menempati ruang, tapi ini adalah kabar dari Allah sendiri yang wajib kita imani dengan tunduk dan penuh keyakinan.
Banyak ulama salaf menjelaskan bahwa istiwa’ (bersemayam) di atas ‘Arsy adalah sesuai dengan keagungan-Nya, tanpa menyerupakan-Nya dengan makhluk. Kita tidak perlu membayangkan bagaimana caranya, karena sesungguhnya keruhanian Allah tidak bisa dibatasi oleh ruang dan waktu seperti halnya manusia.
‘Arsy sendiri digambarkan sebagai singgungan tertinggi, simbol kekuasaan dan keagungan Ilahi. Bahkan hingga kini, para malaikat masih sibuk mengurusi ‘Arsy, menunjukkan betapa mulia dan agungnya tempat ini.
Penting untuk diingat bahwa meyakini Allah berada di atas langit, di atas ‘Arsy-Nya, bukan berarti mengurangi ke-Maha Hadir-Nya. Allah tetap Maha Melihat, Maha Mendengar, dan Maha Mengetahui segala yang terjadi di bumi dan seluruh alam. Kehadiran-Nya bukan seperti kehadiran fisik, tapi dalam bentuk ilmu, kekuasaan, dan pengawasan yang menyeluruh.
Sebagai muslim, iman kepada ‘Arsy dan tempat kedudukan Allah adalah bagian dari keyakinan yang harus kita pegang, tanpa menyangsikan, tanpa menyerupakan, dan tanpa mengada-ada dalam penafsirannya.
Komentar
Belum ada komentar. Jadilah yang pertama bereaksi.