Warna Rambut Anak, Lebih Banyak dari Ibu?

Warna rambut anak memang sering jadi bahan perbincangan. Apakah dia mirip ayah atau justru mengambil ciri dari ibu? Ternyata, warna rambut anak memang lebih banyak diturunkan dari ibu, bukan sekadar mitos. Sebuah penelitian menunjukkan bahwa gen ibu memainkan peran besar dalam menentukan penampilan fisik anak, termasuk warna rambut.

Lebih dari 20 gen dari ibu turut membentuk protein yang mengatur pigmen rambut. Artinya, meski ayah juga berkontribusi, faktor genetik dari sang ibu cenderung lebih dominan. Selain warna rambut, ibu juga bisa mewariskan kecenderungan kebotakan. Ya, meski kebotakan sering dikaitkan dengan laki-laki, ternyata gen dari ibu bisa turun kepada anak laki-laki dan memengaruhi kerontokan rambut di kemudian hari.

Tentu saja, gen dari kedua orang tua tetap berperan. Tapi karena gen ibu lebih banyak diteruskan melalui kromosom X, terutama pada anak laki-laki, pengaruhnya jadi lebih terasa. Itulah sebabnya tak jarang bayi baru lahir memiliki warna rambut yang mirip dengan ibunya, meski kadang bisa berubah seiring usia.

Jadi, saat orang-orang berkata “Mirip banget sama ibunya!”, mungkin itu bukan sekadar pujian. Ada sains dan genetika di baliknya. Warna rambut, bentuk wajah, bahkan risiko kesehatan tertentu, sering kali punya jejak dari garis ibu. Memang, seorang ibu memberi lebih dari sekadar kehidupan—ia juga membentuk identitas fisik anak sejak awal.

Lihat juga

Artikel mendalam

Topik terkait