Siapa Tuhan dalam Agama Yahudi?

Yahweh adalah nama Tuhan yang diyakini oleh umat Yahudi sebagai nama sejati dari Allah Israel menurut Alkitab Ibrani. Dalam tradisi Yahudi, nama ini sangat sakral dan berasal dari bentuk Ibrani יהוה (YHWH), yang dikenal sebagai Tetragrammaton — empat huruf suci yang tidak diucapkan secara sembarangan.

Namanya sering diucapkan dalam berbagai versi seperti Yahweh, Yehova, atau Jehovah, tergantung pada cara pengucapan dan tradisi masing-masing. Dalam bahasa Ibrani, kata ini berasal dari akar kata yang berarti "akan menjadi" atau "ada", mencerminkan sifat Tuhan yang kekal dan abadi.

Orang-orang Yahudi kuno sangat menghormati nama ini hingga mereka enggan mengucapkannya secara langsung, sebagai bentuk penghormatan terhadap kesucian ilahi. Dalam ibadah dan doa, mereka sering menggantinya dengan kata seperti Adonai (Tuanku) atau HaShem (Nama-Nya).

Kepercayaan terhadap Yahweh sebagai satu-satunya Tuhan merupakan inti dari iman Yahudi. Ia dipandang sebagai pencipta alam semesta, pemberi hukum di Gunung Sinai, dan pelindung perjanjian khusus dengan bangsa Israel. Kitab Suci Ibrani, khususnya Kitab Keluaran, menceritakan bagaimana Tuhan memperkenalkan diri-Nya kepada Musa dengan nama “Aku adalah Yang Ada”, menegaskan keberadaan-Nya yang melampaui waktu dan ruang.

Meskipun bentuk pengucapan nama-Nya sempat hilang dalam sejarah karena larangan pengucapan, makna dan kehadiran-Nya tetap hidup dalam tradisi, doa, dan ajaran Yahudi hingga hari ini.

Lihat juga

Artikel mendalam

Topik terkait