Artikel mendalam Panduan Lengkap Sanksi Disiplin Lapangan: Yellow Card Badminton Bayar Berapa dan Bagaimana Aturan BWF Menentukannya

Denda Kartu Kuning di Bulu Tangkis: Harus Bayar Berapa?

Semakin ketatnya peraturan dalam kompetisi bulu tangkis profesional membuat wasit tak segan memberikan peringatan kepada pemain yang dianggap melanggar aturan secara sengaja. Salah satu bentuk peringatan tersebut adalah kartu kuning. Namun, banyak yang penasaran, apakah ada denda yang harus dibayar jika mendapat kartu kuning?

Pada dasarnya, kartu kuning sendiri merupakan bentuk teguran resmi selama pertandingan. Namun, bila seorang pemain atau pelatih menerima kartu kuning lebih dari dua kali dalam satu turnamen, maka denda mulai diberlakukan. Menurut aturan yang diterapkan oleh Federasi Bulu Tangkis Dunia (BWF), untuk kartu kuning ketiga, denda sebesar 500 dolar AS (sekitar 7,14 juta rupiah) harus dibayar.

Tak berhenti di situ, setiap kartu kuning berikutnya juga dikenakan sanksi finansial. Denda sebesar 250 dolar AS (sekitar 3,57 juta rupiah) dikenakan untuk setiap pelanggaran tambahan. Sanksi ini biasanya diterapkan pada pemain profesional di ajang internasional seperti BWF World Tour atau kejuaraan besar seperti All England dan kejuaraan regional.

Peraturan ini bukan hanya untuk menjaga sportivitas, tetapi juga mencegah perilaku buruk seperti menunda pertandingan, protes berlebihan, atau ucapan tidak pantas terhadap wasit. Dengan denda yang cukup besar, pemain dan pelatih diharapkan tetap menjaga etika selama bertanding.

Jadi, meskipun kartu kuning terlihat seperti peringatan ringan, konsekuensinya bisa cukup berat secara finansial. Bagi para atlet profesional, mengendalikan emosi dan tetap fokus selama pertandingan bukan hanya soal prestasi, tapi juga menghindari potensi kerugian materi.

Lihat juga

Artikel mendalam

Topik terkait