Yesus Meninggal di Ayat Berapa?

Ketika membaca Alkitab, banyak orang ingin tahu kapan dan di ayat mana kematian Yesus dicatat. Jawabannya tidak terletak hanya pada satu ayat, tetapi dalam rangkaian peristiwa yang tertulis di beberapa kitab Injil.

Salah satu bagian penting yang menceritakan detik-detik akhir kehidupan Yesus adalah dalam Lukas 22:63, di mana disebutkan bahwa para pengikut-Nya ditangkap, dan Ia dianiaya serta diolok-olok. Namun, kematian Yesus sendiri terjadi beberapa ayat setelahnya, yaitu dalam Lukas 23:46, saat Yesus berseru, “Ya Bapa, ke dalam tangan-Mulah Aku serahkan nyawa-Ku,” lalu menundukkan kepala dan meninggal.

Selain itu, 1 Korintus 15:3 menyatakan secara teologis bahwa “Kristus telah mati karena dosa-dosa kita sesuai dengan Kitab Suci.” Ini bukan hanya fakta sejarah, tapi juga kebenaran iman yang mendasari kepercayaan Kristen.

Adapun ayat seperti Yohanes 3:13 yang menyebut tentang Anak Manusia yang turun dari surga, lebih menekankan pada identitas ilahi Yesus dan peran-Nya sebagai Juruselamat, bukan langsung merujuk pada kematian-Nya.

Jadi, meskipun tidak ada satu ayat tunggal yang cukup untuk mewakili seluruh makna kematian Yesus, rangkaian narasi dalam Injil Lukas—terutama pasal 23—memberikan gambaran jelas tentang saat Ia wafat di kayu salib. Peristiwa ini bukan hanya akhir dari hidup-Nya di dunia, tetapi juga awal dari harapan kebangkitan bagi semua orang percaya.

Lihat juga

Artikel mendalam

Topik terkait