Perjalanan Zidane sebagai Pelatih di Real Madrid
Zinedine Zidane, legenda hidup sepak bola Prancis, tidak hanya dikenal karena kehebatannya di atas lapangan, tetapi juga karena karier pelatihnya yang menarik, terutama di Real Madrid. Ia menjalani dua periode melatih klub raksasa Spanyol tersebut, dan kedua masa itu penuh dengan kesuksesan serta drama.
Periode pertamanya dimulai pada tahun 2016, menggantikan Rafael Benítez. Dalam waktu singkat, Zidane membawa Madrid meraih tiga gelar Liga Champions secara beruntun (2016, 2017, 2018) — prestasi yang sangat langka dalam era modern. Keberhasilan ini mengukuhkan namanya sebagai salah satu pelatih terbaik sepanjang sejarah klub.
Setelah mundur secara mengejutkan pada musim panas 2018, Zidane kembali dipanggil pada 2019 saat tim sedang mengalami masa sulit. Ia kembali membawa stabilitas dan keberhasilan, termasuk memenangkan gelar La Liga pada musim 2019–2020. Namun, pada 25 Oktober 2021, Zidane memutuskan mundur untuk kedua kalinya sebagai pelatih Madrid, meninggalkan warisan yang sulit dilupakan oleh fans Los Blancos.
Meski belum kembali ke dunia kepelatihan secara reguler sejak itu, nama Zidane tetap menjadi pembicaraan setiap kali Madrid membutuhkan figur dengan visi dan karisma. Banyak yang percaya, jika suatu hari nanti ia kembali, Santiago Bernabéu akan kembali bersorak untuk sang legenda — baik sebagai pemain maupun pelatih.
Komentar
Belum ada komentar. Jadilah yang pertama bereaksi.