Apa yang Terjadi Saat Menangis di Malam Hari?
Ketika perasaan memuncak dan air mata tak bisa ditahan, menangis di malam hari mungkin terasa seperti pelepasan. Tapi, selain membantu meluapkan emosi, ada juga dampak fisik yang bisa kamu alami keesokan harinya.
Mata bengkak dan merah adalah hal yang paling umum terjadi setelah menangis. Pembengkakan terjadi karena pembuluh darah di sekitar mata melebar akibat tekanan saat menangis. Belum lagi rasa gatal dan iritasi yang bisa membuat mata terasa perih dan berat.Selain itu, hidung tersumbat juga hampir pasti terjadi. Cairan dari mata dan lendir dari sinus bisa menyumbat saluran pernapasan, membuat tidur jadi tidak nyenyak. Bangun dengan napas pendek atau mendengkur pelan bukan hal yang aneh setelah malam yang penuh tangis.
Yang sering dilupakan, menangis terlalu lama bisa menyebabkan sakit leher dan rahang. Saat emosi memuncak, kita cenderung menahan napas, mengencangkan rahang, atau menundukkan kepala terlalu lama. Kondisi ini membuat otot di leher dan wajah tegang, akhirnya memicu nyeri yang bisa bertahan sampai pagi.
Menangis bukan hal yang harus ditahan—karena itu bagian dari proses pemulihan emosional. Tapi, jika sering terjadi di malam hari, pertimbangkan untuk mencari cara lain meredakan stres, seperti menulis, berbicara dengan seseorang, atau latihan pernapasan. Tubuh akan lebih ringan, dan tidur jadi lebih damai.
Komentar
Belum ada komentar. Jadilah yang pertama bereaksi.