Apa Itu Sindrom Tourette?

Sindrom Tourette adalah gangguan saraf yang biasanya mulai muncul sejak masa kanak-kanak. Kondisi ini membuat penderitanya mengalami gerakan atau suara yang keluar secara tiba-tiba dan berulang, yang dikenal sebagai "tic". Tic bisa berupa kedutan mata, menggoyangkan kepala, batuk tanpa alasan medis, atau bahkan mengucapkan kata-kata secara tiba-tiba—meskipun tidak semua penderita mengalami hal terakhir ini.

Menurut Kompas.com, sindrom ini termasuk dalam kelompok gangguan neuropsikiatri, artinya melibatkan fungsi otak dan perilaku. Penyebab pastinya belum diketahui sepenuhnya, namun diduga kuat ada hubungan dengan faktor genetik dan ketidakseimbangan bahan kimia di otak, terutama dopamin.

Gejala biasanya muncul antara usia 5 hingga 10 tahun, dan bisa berubah-ubah dari waktu ke waktu. Pada sebagian anak, gejala bisa membaik saat memasuki usia remaja atau dewasa. Namun, bagi sebagian lainnya, tic terus terjadi sepanjang hidup, meskipun dengan intensitas yang berbeda-beda.

Yang penting untuk dipahami, penderita sindrom Tourette tetap bisa menjalani kehidupan normal. Banyak dari mereka yang sukses di sekolah, pekerjaan, dan kehidupan sosial. Dukungan dari keluarga, teman, dan lingkungan sangat penting untuk membantu mereka menghadapi tantangan sosial dan emosional.

Meskipun tidak ada obat penyembuh total, terapi perilaku, pendekatan psikologis, dan dalam beberapa kasus obat-obatan dapat membantu mengurangi gejala. Kesadaran dan pemahaman masyarakat terhadap kondisi ini juga perlu terus ditingkatkan agar penderita tidak lagi mengalami stigma atau salah paham.

Lihat juga

Artikel mendalam

Topik terkait