Mengapa Asma Sering Kambuh di Malam Hari?

Banyak penderita asma merasakan gejala yang lebih parah ketika malam menjelang. Kondisi ini sering kali membuat waktu istirahat menjadi terganggu dan kurang nyenyak.

Salah satu pemicu utamanya adalah suhu udara yang menurun drastis pada malam hari. Udara yang lebih dingin dan kering dibandingkan siang hari dapat merangsang saluran pernapasan, memicu penyempitan, dan membuat dada terasa sesak atau batuk-batuk.

Selain faktor suhu lingkungan, posisi berbaring saat tidur juga berpengaruh. Posisi ini dapat mempermudah lendir atau sekresi menumpuk di saluran napas. Ditambah lagi, ritme alami tubuh manusia mengalami perubahan hormon di malam hari yang secara biologis dapat menurunkan fungsi paru-paru sementara waktu.

Untuk mengantisipasi hal ini, menjaga kehangatan kamar, menggunakan selimut yang nyaman, serta rutin membersihkan kamar dari debu dapat membantu mengurangi risiko serangan asma di malam hari. Jika gejala sering berulang, berkonsultasi dengan dokter untuk penyesuaian penanganan adalah langkah terbaik.

Lihat juga

Artikel mendalam

Topik terkait