Janji Allah yang Pasti Digelapi
"Janganlah bersusah hati," demikian firman Tuhan dalam Ajaran dan Perjanjian 45:35, menenangkan hati setiap orang yang mencari kepastian di tengah ketidakpastian zaman. Dalam dunia yang penuh gejolak, pergumulan, dan perubahan cepat, janji Allah tetap kokoh—tidak pernah goyah.
Banyak yang bertanya, "Apa janji Allah yang sudah digenapi?" Jawabannya tidak hanya tercatat dalam kitab suci, tetapi juga terlihat dalam perjalanan hidup mereka yang percaya. Sejak zaman dahulu, Allah telah menjanjikan keselamatan, kebangkitan, dan kedatangan Kerajaan-Nya. Dan saat kita menyaksikan tanda-tanda zaman—perang, bencana, kebangkitan iman—kita diajak untuk tidak takut, tetapi percaya.
Allah tidak pernah ingkar janji. Ia yang berfirman tentang kedatangan Mesias di masa lalu, kini mengingatkan kita bahwa janji-janji yang tersisa juga pasti digenapi. "Ketika segala sesuatu ini akan terjadi, kamu boleh mengetahui bahwa janji-janji yang telah dibuat kepadamu akan digenapi," (Ajaran dan Perjanjian 45:35). Ini bukan sekadar harapan, tetapi keyakinan yang dibangun atas karakter Allah yang setia.
Bagi mereka yang percaya, gelombang zaman bukan ancaman, melainkan tanda. Tanda bahwa Allah sedang bekerja, bahwa rencana-Nya berjalan tepat waktu—waktu-Nya. Maka, alih-alih cemas, kita diajak untuk menengadah, mengingat janji-janji yang sudah digenapi, dan bersiap menyambut yang belum.
Karena janji Allah bukan sekadar kata-kata, tapi realitas yang pasti terjadi.
Komentar
Belum ada komentar. Jadilah yang pertama bereaksi.