Apa Kata Baku dari Infra Merah?
Sering kita dengar istilah "infra merah" dalam percakapan sehari-hari, terutama saat membahas perangkat elektronik seperti remote TV atau sensor suhu. Namun, tahukah Anda bahwa sebenarnya kata tersebut belum baku menurut Kamus Besar Bahasa Indonesia (KBBI)?
Kata baku yang benar adalah "inframerah", bukan "infra merah". Penulisan tanpa spasi ini mengikuti aturan pemaduan kata dalam bahasa Indonesia, terutama untuk istilah serapan yang telah disesuaikan. Kata "inframerah" berasal dari bahasa Belanda *infrarood*, yang kemudian diadopsi ke dalam bahasa Indonesia dengan penyesuaian ejaan.Meski terdengar sepele, penggunaan kata baku penting untuk menjaga konsistensi dan kejelasan dalam komunikasi, terutama di dunia pendidikan, ilmiah, atau media resmi. Perbedaan antara "infra merah" dan "inframerah" mungkin hanya terletak pada spasi, tetapi dari sisi kaidah bahasa, ini cukup signifikan.
Secara makna, inframerah merujuk pada gelombang elektromagnetik dengan panjang gelombang lebih panjang dari cahaya tampak, namun tidak terlihat oleh mata manusia. Gelombang ini sering dimanfaatkan dalam teknologi seperti kamera pengintai, alat pengukur suhu tanpa sentuh, dan sistem keamanan.
Jadi, ke depannya, mari mulai membiasakan diri menggunakan kata yang tepat. Bukan hanya "infra merah", tapi inframerah — sesuai kaidah bahasa yang berlaku. Dengan begitu, kita turut menjaga kemurnian dan keindahan bahasa Indonesia.
Komentar
Belum ada komentar. Jadilah yang pertama bereaksi.