Kerajaan Islam Pertama di Indonesia: Bukan Samudera Pasai, Tapi Perlak
Sejak duduk di bangku sekolah, banyak dari kita diajarkan bahwa Samudera Pasai adalah kerajaan Islam pertama di Indonesia. Namun, ternyata ada kerajaan yang lebih tua—yaitu Kerajaan Perlak.
Berdiri sejak tahun 840 Masehi, Perlak terletak di wilayah Aceh bagian timur, di pantai utara Sumatera. Ini menjadikannya kerajaan Islam tertua yang pernah ada di tanah air. Jauh sebelum Majapahit atau Demak muncul, Perlak sudah aktif sebagai pusat perdagangan dan penyebaran ajaran Islam di Nusantara.
Pendirian Kerajaan Perlak berkaitan erat dengan masuknya Islam melalui jalur perdagangan laut. Para pedagang Arab dan Persia yang singgah di pelabuhan Perlak tidak hanya membawa rempah, tapi juga agama. Lambat laun, Islam mulai diterima oleh masyarakat setempat, hingga akhirnya raja setempat memeluk Islam dan mendirikan kerajaan bercorak Islam.
Meski tidak sebesar atau sekuat kerajaan-kerajaan kemudian seperti Samudera Pasai atau Aceh Darussalam, Perlak punya peran penting sebagai pioneer Islam di Indonesia. Bahkan, kerajaan ini sempat berdiri selama tiga abad dalam tiga periode kekuasaan yang berbeda, dengan periode terakhir bernama Lamuri.
Selama ini, jejak Kerajaan Perlak memang kurang populer dibanding kerajaan Islam lainnya. Namun penemuan prasasti dan naskah kuno, termasuk catatan sejarawan Arab, semakin memperkuat eksistensi kerajaan ini.
Jadi, meski namanya tak setenar Majapahit atau Demak, Kerajaan Perlak pantas diingat sebagai pelopor Islam di Indonesia—bukan sekadar sebagai catatan sejarah, tapi sebagai bukti bahwa Indonesia sudah menjadi bagian dari peradaban Islam sejak abad ke-9.
Komentar
Belum ada komentar. Jadilah yang pertama bereaksi.