Namanya Banyak, Tapi Semua Mengacu pada Batu Ruby

Batu ruby, si permata berwarna merah menyala, tak hanya populer di kalangan pecinta perhiasan, tapi juga punya tempat istimewa dalam budaya Indonesia. Di negeri ini, batu mulia ini dikenal dengan berbagai nama yang terdengar unik dan khas. “Batu Rubi” mungkin adalah sebutan paling umum, namun tak jarang orang juga menyebutnya “merah delima” atau “mirah delima”. Nama-nama ini sebenarnya merujuk pada kemiripan warna batu ini dengan buah delima yang merah pekat.

Tak hanya itu, ada juga yang menyebutnya “merah ruby” atau “ruby delima”, terutama dalam dunia perhiasan tradisional. Sedangkan istilah “mirah afrika” sering digunakan untuk batu ruby berkualitas yang berasal dari Afrika—sumber utama batu mulia ini selain Myanmar dan Thailand.

Namun, meskipun namanya bervariasi, semuanya menggambarkan satu hal: keindahan dan kemuliaan batu berwarna merah yang dihargai sejak zaman dahulu. Di Jawa, batu ruby kerap dipercaya memiliki energi positif dan digunakan dalam batu cincin keris atau aksesori spiritual. Kepercayaan ini turun-temurun dan masih lestari hingga kini.

Jadi, meski kamu mendengar mirah delima di pasar tradisional atau ruby delima di toko perhiasan mewah, satu hal pasti: itu semua adalah si merah memukau yang dikenal dunia sebagai ruby. Keindahannya tak lekang oleh sebutan—yang tetap memikat, apa pun namanya.

Lihat juga

Artikel mendalam

Topik terkait