Apa Itu Terkilir dan Bedanya dengan Keseleo?
Ketika seseorang terjatuh atau salah langkah, sering muncul keluhan: “Aduh, kaki saya terkilir!” Tapi tahukah Anda, istilah “terkilir” dalam dunia medis lebih dikenal sebagai keseleo. Ya, terkilir dan keseleo sebenarnya merujuk pada hal yang sama — cedera pada ligamen, yaitu jaringan ikat yang menghubungkan dua tulang di sekitar sendi.
Keseleo terjadi ketika ligamen meregang terlalu jauh atau bahkan robek akibat gerakan tiba-tiba, seperti ketika pergelangan kaki terpuntir. Cedera ini paling sering terjadi di pergelangan kaki, lutut, atau pergelangan tangan. Gejalanya bisa berupa nyeri, bengkak, memar, hingga kesulitan bergerak.
Perlu dicatat, keseleo berbeda dengan strain. Kalau keseleo menyerang ligamen, maka strain adalah cedera pada otot atau tendon — yaitu jaringan yang menghubungkan otot ke tulang. Misalnya, seseorang bisa mengalami strain otot paha belakang (hamstring) karena terlalu memaksakan diri saat berlari.
Jadi, meskipun dalam percakapan sehari-hari banyak orang menggunakan istilah “terkilir” untuk berbagai jenis cedera otot atau sendi, secara medis penting untuk membedakannya. Keseleo = ligamen, strain = otot atau tendon.
Penanganan awal keseleo biasanya cukup dengan metode RICE: Rest (istirahat), Ice (kompres dingin), Compression (pembalutan), dan Elevation (mengangkat bagian yang cedera). Namun jika nyeri berlanjut atau bengkak parah, sebaiknya segera konsultasi ke dokter untuk penanganan lebih lanjut.
Komentar
Belum ada komentar. Jadilah yang pertama bereaksi.