Obat untuk Keputihan yang Gatal: Ini yang Umum Digunakan

Keputihan yang disertai rasa gatal sering kali tanda adanya infeksi. Tidak semua keputihan berbahaya, tapi jika warnanya berubah—misalnya menjadi kehijauan, berbusa, atau berbau tak sedap—bisa jadi itu gejala infeksi bakteri atau menular seksual. Saat seperti ini, pengobatan dengan antibiotik perlu dilakukan di bawah pengawasan dokter.

Beberapa obat yang umum diresepkan untuk mengatasi keputihan akibat infeksi antara lain metronidazole dan tinidazole, terutama untuk infeksi seperti bakterial vaginosis atau trikomoniasis. Sementara clindamycin, biasanya diberikan dalam bentuk krim atau gel yang digunakan secara lokal.

Untuk infeksi menular seksual seperti gonore atau klamidia, dokter mungkin meresepikan cefixime, azithromycin, atau doxycycline. Obat seperti levofloxacin juga bisa digunakan jika infeksi lebih kompleks, meski jarang menjadi pilihan pertama karena risiko efek samping.

Penting untuk diingat: jangan sembarangan minum antibiotik. Penggunaan tanpa resep bisa menyebabkan resistensi atau iritasi tambahan, apalagi di area sensitif seperti organ intim. Selalu konsultasikan gejala ke dokter kandungan atau tenaga medis agar penanganan tepat sasaran.

Selain pengobatan, menjaga kebersihan pribadi, menghindari sabun berparfum, serta menggunakan pakaian dalam dari bahan katun bisa membantu mencegah kekambuhan. Jika kamu sering mengalami keputihan gatal, jangan ditunda—segera periksakan diri.

Lihat juga

Artikel mendalam

Topik terkait