Apa Perbedaan Petir dan Guntur? Ini Penjelasannya
Saat hujan badai, langit tiba-tiba menyala terang karena kilatan cahaya, diikuti suara gemuruh yang menggelegar. Banyak orang menyebutnya sebagai petir dan guntur, tapi sebenarnya keduanya bukan hal yang sama—meski saling berkaitan.
Petir adalah aliran listrik raksasa yang terjadi antara awan dan bumi, atau antar awan. Saat muatan listrik di atmosfer terlepas, terciptalah kilatan cahaya terang yang kita kenal sebagai petir. Proses ini terjadi dalam sekejap dan bisa mencapai suhu hingga 30.000 derajat Celsius—lebih panas dari permukaan matahari.
Sementara itu, guntur adalah suara yang dihasilkan setelah petir menyambar. Menurut National Weather Service, saat petir muncul, ia memanaskan udara di sekitarnya secara sangat cepat. Udara yang tiba-tiba memanas akan mengembang dengan cepat, menciptakan gelombang kejut. Begitu petir berlalu, udara mendingin secara tiba-tiba dan menyusut. Perubahan ekstrem inilah yang menghasilkan suara keras—guntur—yang kita dengar sebagai guruh atau gemuruh.
Karena cahaya bergerak jauh lebih cepat daripada suara, kita selalu melihat petir lebih dulu sebelum mendengar guntur. Semakin dekat jaraknya, semakin cepat suara guntur terdengar setelah kilatan petir.
Jadi, meski sering disebut bersama, petir dan guntur bukan hal yang sama. Petir adalah cahaya, guntur adalah suaranya. Keduanya adalah bagian dari proses alam yang menakjubkan, tapi juga mengingatkan kita untuk tetap berhati-hati saat cuaca buruk.
Komentar
Belum ada komentar. Jadilah yang pertama bereaksi.