Risiko Kesehatan Pria yang Tidak Disunat

Sunat bukan sekadar prosedur budaya atau agama, melainkan memiliki manfaat medis yang signifikan bagi kesehatan organ reproduksi pria. Laki-laki yang tidak disunat diketahui memiliki risiko kesehatan yang lebih tinggi, terutama yang berkaitan dengan infeksi dan penyakit saluran kemih.

Kondisi di bawah kulit khatan yang lembap memicu penumpukan kotoran dan bakteri jika kebersihannya tidak dijaga secara ekstra. Hal ini membuat pria yang tidak disunat lebih berisiko mengalami gonore serta peradangan pada uretra. Peradangan ini umumnya menimbulkan rasa nyeri dan ketidaknyamanan yang cukup mengganggu saat buang air kecil.

Selain itu, risiko penularan berbagai penyakit menular seksual (PMS) juga jauh lebih tinggi. Beberapa penyakit serius yang lebih sering dialami oleh laki-laki tanpa sirkumsisi antara lain sifilis, Human Papillomavirus (HPV), dan virus herpes simplex. Meskipun menjaga kebersihan diri secara rutin dapat membantu mengurangi dampak buruk, sunat tetap menjadi langkah pencegahan medis yang sangat efektif untuk melindungi diri dari berbagai risiko tersebut.

Lihat juga

Artikel mendalam

Topik terkait