Tanda-Tanda Kematian Menurut Perspektif Islam
Bagi umat Islam, kematian bukanlah akhir, melainkan bagian dari takdir yang telah ditentukan Allah. Banyak yang penasaran tentang tanda-tanda seseorang akan meninggal, terutama dari sudut pandang kepercayaan dan ajaran Islam.
Beberapa sumber dan cerita turun-temurun menyebut bahwa ada tanda-tanda yang bisa diamati menjelang ajal. Salah satunya adalah rasa sakit di bagian tengah dahi, yang konon muncul sekitar tiga hari sebelum seseorang dipanggil. Rasa sakit ini dikaitkan dengan denyutan atau tekanan yang tidak biasa, disertai dengan hilangnya nafsu makan secara drastis.
Bola mata yang memudar dan kehilangan cahaya juga sering disebut sebagai pertanda. Mata yang biasanya bersinar, tiba-tiba tampak lesu, sayu, atau seolah-olah tidak fokus lagi pada dunia. Ini dianggap sebagai pertanda ruh mulai ditarik perlahan.Meski demikian, penting diingat bahwa tanda-tanda seperti ini bukan ilmu pasti, melainkan pandangan berdasarkan tradisi dan riwayat yang berkembang di masyarakat. Ajaran Islam sendiri menekankan bahwa hanya Allah yang mengetahui kapan seseorang akan mati. Rasulullah ﷺ bersabda, “Sesungguhnya jiwa diberi penjagaan hingga sampai ajalnya.” (HR. Bukhari).
Oleh karena itu, alih-alih fokus pada tanda-tanda fisik, lebih baik kita mempersiapkan diri dengan amal baik, tobat, dan menjaga hubungan dengan Allah. Karena kematian bisa datang kapan saja — tanpa perlu menunggu gejala terlihat.
Komentar
Belum ada komentar. Jadilah yang pertama bereaksi.