Apa Itu Sleep Call dan Kenapa Jadi Tren di Kalangan Pasangan LDR?

Belakangan, istilah sleep call semakin sering terdengar, terutama di kalangan pasangan yang sedang menjalani long distance relationship (LDR). Kebiasaan ini mengacu pada aktivitas saling menelepon atau video call dengan pasangan, lalu tetap menjaga sambungan meski keduanya akhirnya tertidur.

CBNC Indonesia melaporkan bahwa tren ini umum dilakukan pasangan LDR sebagai cara untuk melepas rasa rindu setelah seharian sibuk. Meski tak bisa bertatap muka langsung, mendengar suara atau melihat wajah pasangan sebelum tidur memberi rasa kedekatan secara emosional. Bagi banyak orang, sensasi seperti "tidur bersama" meski terpisah jarak jadi pengobat rasa kesepian.

Awalnya mungkin terdengar aneh—bagaimana bisa dua orang saling menelepon hanya untuk tertidur? Namun bagi yang menjalaninya, momen ini justru jadi ritual harian yang menenangkan. Banyak yang merasa lebih tenang dan cepat tertidur karena merasa ditemani.

Tak hanya pasangan, bahkan teman dekat atau keluarga yang jauh pun mulai mencoba kebiasaan ini. Di tengah kesibukan dan jarak, sleep call menjadi bentuk kasih sayang yang sederhana tapi bermakna. Teknologi memang tak bisa menggantikan pelukan, tapi setidaknya, suara di ujung sana bisa membuat hati terasa lebih dekat.

Jadi, meski terlihat sepele, sleep call lebih dari sekadar obrolan malam—ia adalah bentuk perhatian yang halus, yang tumbuh dari kerinduan dan komitmen untuk tetap terhubung.

Lihat juga

Artikel mendalam

Topik terkait