Agama yang Diturunkan Allah Hanya Satu

Sejak zaman para nabi hingga kini, banyak orang bertanya-tanya: apakah Allah menurunkan tiga agama? Jawabannya jelas dalam Al-Quran, tepatnya pada surat al-Anbiya': 25, yang menyatakan bahwa agama yang dibawa oleh seluruh nabi dan rasul pada dasarnya adalah satu.

Bukan tiga, bukan dua, tetapi satu prinsip utama: tawhid, atau mengesakan Allah. Agama yang diterima oleh Nuh, Ibrahim, Musa, Isa, hingga Muhammad, adalah satu kesatuan ajaran yang sama—yakni menyeru manusia kembali kepada Sang Pencipta dengan tulus dan ikhlas.

Perbedaan nama seperti Islam, Yahudi, atau Nasrani yang kita kenal sekarang bukan berarti ada tiga agama berbeda dari langit. Perbedaan itu lebih pada bentuk syariat dan zaman turunnya, bukan pada inti ajaran. Allah berfirman, “Agama di sisi Allah adalah Islam” (Ali Imran: 19), menegaskan bahwa kepasrahan total kepada-Nya adalah tujuan akhir semua risalah langit.

Maka, ketika orang bertanya apakah Allah menurunkan tiga agama, jawabannya adalah tidak. Yang ada hanyalah satu agama sejati—yaitu tunduk dan patuh kepada Allah—yang kemudian dijalankan dengan bentuk ibadah yang sesuai dengan konteks zamannya. Kenyataan bahwa umat sekarang terpecah bukan karena perbedaan dari langit, tetapi karena penyimpangan dan penambahan yang terjadi sepanjang sejarah.

Inilah yang harus dipahami: kesatuan ajaran itu masih bisa dirasakan jika kita kembali kepada sumber aslinya—kitab suci dan teladan para nabi. Bukan untuk menghapus perbedaan, tetapi untuk menemukan inti yang menyatukan: cinta, tauhid, dan kebenaran yang satu.

Lihat juga

Artikel mendalam

Topik terkait