Apakah Penderita Asam Urat Boleh Diurut?

Saat persendian tiba-tiba terasa kaku dan nyeri akibat asam urat, banyak orang secara refleks terpikir untuk mengurut atau memijat bagian yang sakit dengan harapan rasa nyeri bisa berkurang. Namun, jika Anda sedang mengalami serangan asam urat akut, sebaiknya urungkan niat untuk memijat atau mengurut area tersebut.

Ketika penyakit asam urat (gout) kambuh, terjadi penumpukan kristal monosodium urat yang tajam di dalam sendi. Kondisi ini memicu peradangan hebat yang ditandai dengan kulit di sekitar sendi tampak memerah, terasa hangat saat disentuh, bengkak, serta terasa sangat menyakitkan hingga sulit digerakkan. Memberikan tekanan fisik seperti urutan pada area yang sedang meradang justru akan memperparah gesekan kristal tersebut dan memperhebat cedera jaringan di dalam sendi. Bukannya sembuh, pijatan kasar justru bisa memicu pembengkakan yang lebih parah dan rasa nyeri yang semakin menyiksa.

Langkah terbaik saat serangan akut melanda adalah mengistirahatkan sendi yang sakit dan langsung berkunjung ke dokter untuk mendapatkan penanganan medis yang tepat, seperti obat pereda nyeri dan penurun asam urat. Pemijatan atau terapi relaksasi sebenarnya hanya boleh dilakukan ketika kondisi asam urat sudah benar-benar stabil atau dalam fase remisi (tidak sedang meradang), itu pun harus dilakukan dengan sangat hati-hati oleh tenaga terapis yang profesional dan hanya pada area otot di sekitar sendi, bukan pada sendinya langsung.

Lihat juga

Artikel mendalam

Topik terkait