Kenapa Bahan Baby Terry Bisa Mudah Berbulu?

Bahan baby terry memang dikenal sangat lembut dan nyaman dipakai, terutama untuk pakaian anak-anak atau pakaian rumahan seperti piyama dan handuk kecil. Teksturnya yang halus dan menyerap keringat membuat bahan ini jadi favorit banyak keluarga. Namun, di balik kenyamanannya, ada satu kelemahan yang sering dikeluhkan: bahannya cenderung mudah berbulu seiring waktu.

Kenapa bisa begitu? Baby terry terbuat dari serat katun atau campuran katun-polyester yang memiliki struktur loop (tekstur berbintil halus). Saat sering dicuci atau digosok dengan benda kasar, loop-loop kecil ini bisa rusak dan terlepas, membentuk bulu-bulu halus yang mengganggu tampilan. Apalagi jika perawatannya kurang tepat—misalnya dicuci dengan mesin terlalu keras atau menggunakan pemutih berlebihan.

Meski begitu, kamu tetap bisa mempertahankan kualitas bahan ini lebih lama dengan beberapa trik sederhana. Cuci dengan air dingin, gunakan deterjen lembut, dan hindari pengering panas. Lebih baik dijemur secara alami agar seratnya tidak cepat rusak. Hindari juga menggosok bagian permukaan saat mencuci—cukup kucek pelan.

Jadi, meski baby terry memang rentan berbulu, bukan berarti kamu harus menghindarinya. Dengan perawatan yang tepat, pakaian dari bahan ini tetap bisa awet dan nyaman dipakai dalam jangka panjang. Yang penting, pahami karakter bahannya dan perlakukan dengan hati-hati.

Lihat juga

Artikel mendalam

Topik terkait