Apa yang Terjadi Jika Pintu Pesawat Dibuka Saat Terbang?

Ketika pesawat terbang di ketinggian, kabinnya dirancang untuk tetap tertekan agar penumpang bisa bernapas dengan normal. Bayangkan jika pintu pesawat tiba-tiba terbuka di tengah penerbangan. Bukan hanya angin kencang yang menerjang, tetapi juga tekanan udara yang sangat besar bisa menyebabkan bencana.

Jika pintu terbuka saat pesawat sedang terbang, risiko paling mengerikan adalah seseorang bisa tersedot keluar. Bahkan jika tidak langsung terlempar, tekanan udara luar yang jauh lebih rendah dari dalam kabin bisa membuat tubuh kekurangan oksigen dalam hitungan detik. Tanpa masker oksigen yang segera turun, seseorang bisa kehilangan kesadaran dengan cepat.

Tak hanya itu, struktur pesawat juga bisa rusak parah. Badan pesawat dirancang untuk menahan tekanan tertentu, dan membuka pintu di udara bisa menyebabkan kerusakan struktural yang berujung pada kehancuran pesawat. Ini bukan sekadar kebocoran udara—tapi potensi ledakan kabin akibat perbedaan tekanan ekstrem.

Untungnya, desain modern membuat hal ini hampir mustahil terjadi. Pintu pesawat dirancang untuk membuka ke dalam dan terkunci rapat saat pesawat pressurized. Tekanan kabin justru menekan pintu ke arah luar, membuatnya tidak bisa dibuka saat terbang, bahkan oleh orang yang sengaja melakukannya.

Jadi, meskipun skenario terbukanya pintu pesawat terdengar menegangkan, sistem keamanan yang ada membuatnya sangat kecil kemungkinan terjadi. Yang terpenting, selalu patuhi aturan keselamatan dan pakai masker oksigen jika turun—itu nyawa Anda yang dipertaruhkan.

Lihat juga

Artikel mendalam

Topik terkait