Benarkah Sinar HP Bisa Bikin Kulit Kusam dan Hitam?
Banyak dari kita yang tidak bisa lepas dari ponsel pintar, bahkan sebelum tidur di dalam kamar yang gelap. Muncul pertanyaan yang sering membuat cemas: apakah benar paparan cahaya HP bisa membuat kulit kita menjadi lebih hitam atau kusam? Jawabannya adalah bisa, terutama bagi pemilik warna kulit tertentu.
Faktanya, layar ponsel memancarkan jenis cahaya yang dikenal sebagai blue light atau sinar biru. Menurut penelitian yang dimuat dalam The Journal of Investigative Dermatology, paparan sinar biru dari gawai terbukti dapat memicu hiperpigmentasi. Menariknya, efek ini tidak sama pada setiap orang. Pemilik kulit sawo matang hingga gelap justru lebih rentan mengalami perubahan warna kulit menjadi lebih gelap setelah terpapar sinar biru. Sementara itu, mereka yang memiliki warna kulit cenderung terang relatif tidak merasakan dampak yang signifikan.
Secara ilmiah, sinar biru mampu menembus lapisan kulit lebih dalam dibandingkan sinar ultraviolet (UV). Sinar ini merangsang produksi melanin, yaitu pigmen alami yang memberi warna pada kulit. Ketika produksi melanin melonjak, muncullah bercak gelap atau warna kulit yang tidak merata. Selain membuat kulit tampak lebih gelap, paparan berlebih dalam jangka panjang juga bisa memicu stres oksidatif yang mempercepat penuaan dini dan merusak kolagen.
Untuk melindungi kulit, Anda tidak harus sepenuhnya menjauhkan diri dari teknologi. Langkah pencegahan yang bijak adalah dengan rutin menggunakan tabir surya (sunscreen) yang mengandung perlindungan terhadap sinar biru, atau sering disebut hybrid dan mineral sunscreen. Selain itu, Anda bisa memanfaatkan fitur night mode atau pelindung layar anti-blue light pada ponsel untuk mengurangi paparan radiasi secara langsung ke wajah.
Komentar
Belum ada komentar. Jadilah yang pertama bereaksi.