Bolehkah Berjemur Saat Jam 12 Siang? Ini Penjelasannya
Boleh, bahkan disarankan. Meski banyak yang menghindari sinar matahari tengah hari karena dianggap terlalu terik, ternyata jam 12 siang justru waktu yang paling tepat untuk berjemur demi mendapatkan vitamin D secara optimal.
Menurut penjelasan yang dikutip dari Antara pada 5 Mei 2021, tidak semua sinar matahari bisa membantu tubuh memproduksi vitamin D. Hanya sinar ultraviolet B (UVB) dengan panjang gelombang sekitar 280–300 nanometer yang efektif merangsang kulit membuat vitamin D secara alami. Nah, sinar jenis ini paling kuat dan paling mudah menembus atmosfer bumi antara pukul 10.00 hingga 13.00, terutama sekitar pukul 12 siang.
Artinya, berjemur di bawah sinar matahari sekitar jam 12 siang—dengan durasi yang tepat—justru lebih efisien dibanding pagi hari yang kadang masih dominan oleh sinar UVA yang kurang bermanfaat untuk vitamin D. Cukup 10–15 menit berjemur, tanpa tabir surya, pada wajah, tangan, dan lengan, bisa cukup membantu menjaga kadar vitamin D, terutama bagi yang jarang beraktivitas di luar ruangan.
Tentu, ini tidak berarti Anda harus berpanas-panasan berjam-jam di bawah terik. Cukup bijak dan sesuaikan dengan kondisi kulit serta iklim di tempat tinggal. Orang dengan kulit lebih gelap mungkin butuh waktu sedikit lebih lama karena melanin alami yang dimiliki menyerap lebih banyak UVB.
Jadi, jika selama ini Anda menghindari matahari siang hari, mungkin sudah saatnya melonggarkan kebiasaan itu—asal dengan cara yang benar dan tidak berlebihan. Tambahkan sedikit sinar matahari ke rutinitas harian, dan biarkan tubuh bekerja alami untuk tetap sehat.
Komentar
Belum ada komentar. Jadilah yang pertama bereaksi.