Apakah GERD Bisa Memicu Rasa Cemas?

Bayangkan ini: Anda sedang makan malam, tiba-tiba dada terasa panas seperti terbakar, disusul sensasi pahit di mulut. Itu gejala umum GERD—penyakit asam lambung yang naik ke kerongkongan karena katup bawah kerongkongan melemah. Tapi tahukah Anda, kondisi ini tak hanya menyebabkan rasa tidak nyaman secara fisik, tapi juga bisa picu kecemasan?

GERD dan kecemasan sering kali saling terkait. Banyak orang yang mulai merasa gelisah setelah mengalami serangan asam lambung yang tiba-tiba, terutama saat malam hari atau setelah makan. Rasa takut akan kambuh lagi bisa membuat seseorang jadi waspada berlebihan, bahkan menghindari makanan tertentu secara berlebihan atau selalu merasa was-was setelah makan.

Di sisi lain, stres dan kecemasan juga bisa memperparah gejala GERD. Saat tubuh stres, produksi asam lambung bisa meningkat, dan otot-otot pencernaan bekerja tidak seimbang—termasuk katup antara lambung dan kerongkongan. Itulah sebabnya banyak dokter menyebut fenomena ini sebagai “GERD anxiety”, yaitu kondisi di mana rasa cemas dan gejala asam lambung saling memicu.

Untuk mengatasinya, penting bukan hanya mengelola gejala fisik dengan pola makan sehat, hindari makanan pedas atau asam, tapi juga menjaga kesehatan mental. Istirahat cukup, latihan pernapasan, atau bicara dengan profesional bisa sangat membantu.

Jadi, ya—GERD bisa bikin cemas, dan kecemasan bisa memperburuk GERD. Kunci utamanya adalah pendekatan holistik: jaga perut, jaga pikiran.

Lihat juga

Artikel mendalam

Topik terkait