Waspada Gigitan Kucing: Bisa Picu Tetanus

Gigitan kucing memang terlihat sepele, tapi bisa jadi lebih berbahaya dari yang Anda kira. Meski lukanya kecil, bakteri dari mulut kucing bisa masuk ke dalam tubuh dan memicu infeksi serius, salah satunya tetanus.

Tetanus adalah penyakit yang disebabkan oleh bakteri Clostridium tetani, yang kerap ditemukan di tanah, debu, atau kotoran hewan. Ketika bakteri ini masuk melalui luka—termasuk gigitan kucing—bisa menyebabkan gejala seperti kekakuan otot, kesulitan menelan, bahkan kejang. Dalam kasus parah, tetanus bisa mengancam nyawa.

Untungnya, tetanus bisa dicegah. Vaksinasi tetanus adalah cara paling efektif untuk melindungi diri. Baik anak-anak maupun orang dewasa disarankan untuk mendapatkan imunisasi ini, terutama jika belum pernah divaksin dalam 5–10 tahun terakhir. Jika Anda baru saja digigit kucing, segera bersihkan luka dengan sabun dan air mengalir, lalu segera periksa ke dokter.

Dokter mungkin akan mengevaluasi perlunya suntikan tetanus, tergantung pada riwayat vaksinasi Anda dan kondisi luka. Kadang, antibiotik juga diberikan untuk mencegah infeksi tambahan.

Jangan anggap remeh gigitan hewan, termasuk kucing—terlebih lagi jika luka terlihat dalam atau kotor. Kucing peliharaan sekalipun bisa membawa bakteri berbahaya. Jaga kebersihan, pastikan vaksin Anda terbaru, dan segera cari pertolongan medis bila perlu. Pencegahan selalu lebih baik daripada mengobati.

Lihat juga

Artikel mendalam

Topik terkait