Perjalanan Hakimi dari Madrid ke Paris

Achraf Hakimi memulai kariernya di dunia sepak bola sejak masih sangat muda, dan ternyata jejaknya bermula di ibu kota Spanyol. Lahir di Madrid pada tahun 1998 dari orang tua Maroko, Hakimi tumbuh besar di lingkungan sepak bola Eropa yang kompetitif.

Pada usia hanya 8 tahun, ia sudah bergabung dengan akademi Real Madrid, klub yang menjadi batu loncatan pertamanya. Ia meniti karier dari tim junior hingga akhirnya menembus tim utama Los Blancos. Debutnya bersama skuad senior terjadi pada musim 2017–2018, menunjukkan bahwa kerja kerasnya selama bertahun-tahun di akademi membuahkan hasil.

Meski membela Madrid sejak kecil, kesempatan bermain reguler di skuad utama terbatas. Maka pada 2018, ia memutuskan untuk pergi dengan status pinjaman ke Borussia Dortmund demi mendapat lebih banyak menit bermain. Performa impresifnya di Jerman membuat namanya melambung, dan ia pun dilirik klub-klub besar Eropa.

Pada 2020, Hakimi bergabung dengan Inter Milan secara permanen. Di sana, ia membantu tim meraih gelar Serie A pada musim 2020–2021 — pencapaian besar dalam kariernya. Kecepatan, daya juang, dan umpan silang akuratnya membuatnya jadi salah satu bek sayap terbaik di Eropa.

Kemudian pada 2021, ia pindah ke Paris Saint-Germain, di mana ia terus berkembang sebagai pemain penting di lini pertahanan sekaligus penyerang sayap. Meski kini berseragam PSG, akar sepak bolanya tetap tak terpisahkan dari Madrid — tempat di mana segalanya bermula.

Lihat juga

Artikel mendalam

Topik terkait