Apakah Kelelahan Bisa Picu Tekanan Darah Tinggi?

Saat tubuh kelelahan, tak jarang tekanan darah ikut naik. Ini wajar terjadi karena stres fisik dan mental membuat tubuh melepaskan hormon seperti adrenalin dan kortisol yang membuat jantung bekerja lebih keras. Akibatnya, tekanan darah bisa sementara melonjak.

Namun, penting untuk membedakan antara kenaikan tekanan darah sesaat dan hipertensi yang sebenarnya. Jika tekanan darah tinggi terjadi hanya saat Anda lelah, dan kemudian kembali normal setelah istirahat cukup, itu biasanya bukan tanda penyakit hipertensi. Namun, bila setelah beristirahat tekanan darah tetap tinggi, ini bisa menjadi peringatan dini bahwa Anda mengalami hipertensi.

Faktor gaya hidup seperti kurang tidur, stres berkepanjangan, pola makan tidak sehat, dan kurang olahraga juga turut memengaruhi tekanan darah. Karena itu, kelelahan bisa menjadi pemicu, tetapi bukan satu-satunya penyebab.

Untuk mengetahui kondisi sebenarnya, disarankan untuk memeriksa tekanan darah secara berkala, terutama jika sering merasa pusing, lemas, atau sesak napas. Pengukuran yang dilakukan dalam kondisi tenang dan setelah istirahat cukup akan memberikan hasil yang lebih akurat.

Jangan sepelekan tekanan darah yang terus tinggi meski sudah istirahat. Konsultasikan dengan dokter untuk penanganan lebih lanjut, karena hipertensi yang tidak terkendali bisa meningkatkan risiko penyakit jantung dan stroke. Pola hidup sehat dan istirahat yang cukup adalah langkah awal terbaik untuk menjaga kesehatan tekanan darah Anda.

Lihat juga

Artikel mendalam

Topik terkait