Bolehkah Makan Kuning Telur Saat Diet?

Banyak orang yang sedang menjalani program diet langsung menghindari kuning telur karena takut berat badan melonjak. Alasan utamanya biasanya karena kandungan lemak dan kolesterolnya yang dinilai tinggi. Namun, benarkah kuning telur harus sepenuhnya disingkirkan dari piring makan Anda?

Faktanya, Anda tidak perlu takut mengonsumsi kuning telur meskipun sedang menurunkan berat badan. Bagian kuning telur justru menyimpan hampir seluruh nutrisi penting yang dibutuhkan oleh tubuh. Di dalamnya terkandung vitamin larut lemak seperti vitamin A, D, E, K, serta zat besi, folat, dan kolin yang sangat baik untuk metabolisme dan kesehatan otak.

Dari sisi penurunan berat badan, lemak sehat dan protein yang ada pada kuning telur justru memberikan efek kenyang lebih lama. Hal ini sangat membantu menekan keinginan untuk ngemil makanan ringan atau mengonsumsi kalori berlebih di jam-jam berikutnya. Jika Anda hanya makan putih telurnya saja, Anda akan kehilangan kombinasi nutrisi padat yang bisa menjaga energi tetap stabil selama beraktivitas.

Kunci utamanya adalah kontrol porsi dan cara pengolahan. Mengonsumsi 1 hingga 2 butir telur utuh per hari masih tergolong sangat aman dan sehat bagi sebagian besar orang. Agar diet tetap efektif, sebaiknya olah telur dengan cara direbus atau diceplok air (poached egg) daripada digoreng dengan banyak minyak atau mentega. Jadi, jangan ragu lagi untuk memasukkan kuning telur ke dalam menu diet harian Anda.

Lihat juga

Artikel mendalam

Topik terkait