Apakah Mahasiswa Magang di Bank Digaji?
Sering kali mahasiswa yang ingin melamar posisi magang di bank bertanya: apakah kegiatan ini dibayar? Jawabannya, ya. Meskipun statusnya masih magang, peserta berhak menerima uang saku selama menjalani program tersebut.
Aturan ini tidak serta-merta dibuat oleh pihak bank, melainkan diatur dalam peraturan pemerintah. Berdasarkan Permenaker Nomor 6 Tahun 2020 tentang Penyelenggaraan Pemagangan, peserta magang berhak mendapatkan uang saku dari penyelenggara magang. Artinya, setiap perusahaan—termasuk bank—wajib memberikan kompensasi finansial, meskipun dalam bentuk uang saku, bukan gaji penuh.
Di dunia perbankan, magang biasanya berlangsung selama beberapa bulan dan memberi kesempatan kepada mahasiswa untuk belajar langsung di lingkungan kerja profesional. Mulai dari membantu nasabah, mengelola data, hingga memahami prosedur keuangan. Karena sifatnya yang mendukung operasional, wajar jika peserta magang mendapatkan dukungan finansial.
Besaran uang saku ini bervariasi tergantung kebijakan masing-masing bank. Ada yang memberi nominal harian, ada pula yang menetapkan per bulan. Meskipun tidak sebesar gaji karyawan tetap, uang saku ini cukup membantu untuk menutupi transportasi, makan, dan kebutuhan selama magang.
Jadi, bagi kamu yang ingin magang di bank, jangan ragu. Selain mendapat pengalaman berharga, kamu juga berhak atas uang saku sesuai aturan pemerintah. Pastikan untuk menanyakan detailnya saat proses rekrutmen agar tidak ada salah paham di kemudian hari.
Komentar
Belum ada komentar. Jadilah yang pertama bereaksi.