Mitos dan Fakta Kesehatan Bahaya Mandi di Waktu Maghrib

Banyak masyarakat mempercayai bahwa mandi setelah waktu maghrib atau pada malam hari dapat membahayakan kesehatan. Anggapan yang sering beredar menyebutkan bahwa kondisi jantung mulai melemah saat malam hari, sehingga mandi di waktu tersebut dianggap bisa memicu risiko penyakit seperti paru-paru basah.

Secara medis, anggapan bahwa mandi maghrib langsung menyebabkan paru-paru basah adalah mitos. Paru-paru basah atau pneumonia sebenarnya disebabkan oleh infeksi mikroorganisme seperti bakteri, virus, atau jamur, bukan disebabkan oleh air mandi. Meski begitu, ada alasan masuk akal mengapa kebiasaan ini sebaiknya diperhatikan.

Pada waktu maghrib hingga malam hari, suhu lingkungan dan air mengalami penurunan cukup drastis. Jika tubuh yang lelah setelah beraktivitas seharian langsung disiram air dingin, perubahan suhu mendadak dapat memicu penyempitan pembuluh darah. Hal ini bisa membuat tubuh menggigil, menimbulkan pusing, serta memperburuk gejala bagi penderita rematik atau nyeri sendi.

Jika Anda terpaksa harus mandi di waktu maghrib atau malam hari, pilihlah untuk menggunakan air hangat. Air hangat dapat membantu merilekskan otot, menjaga kelancaran sirkulasi darah, dan mencegah kagetnya sistem saraf akibat perubahan suhu yang mendadak.

Lihat juga

Artikel mendalam

Topik terkait