Mitos dan Fakta di Balik Kebiasaan Minum Air Es

Banyak orang percaya bahwa kebiasaan minum air es atau air dingin setelah makan dapat menyebabkan lemak membeku dan membuat perut buncit. Anggapan ini sering kali membuat seseorang merasa bersalah saat meneguk segelas air dingin di tengah cuaca panas. Namun, apakah hal tersebut benar secara medis?

Menurut penjelasan dari dr. Tirta Mandira Hudhi, anggapan bahwa air es memicu perut buncit hanyalah sebuah mitos belaka. Ketika kita meminum air dengan suhu apa pun, tubuh kita memiliki mekanisme alami yang sangat baik untuk menetralkannya. Suhu air dingin yang masuk ke dalam sistem pencernaan akan segera disesuaikan dengan suhu inti tubuh, sehingga tidak akan membekukan makanan atau lemak di dalam perut.

Penyebab utama dari perut buncit bukanlah suhu air yang Anda minum, melainkan akumulasi kalori yang berlebihan dan kurangnya aktivitas fisik. Air putih, baik itu dingin maupun hangat, memiliki kandungan nol kalori. Masalah sesungguhnya muncul jika air es yang Anda konsumsi sering kali berupa minuman manis, seperti es teh manis, soda, atau minuman kekinian yang tinggi gula.

Selain faktor makanan, kebiasaan jarang berolahraga dan penumpukan lemak viseral juga menjadi pemicu utama lingkar pinggang yang membesar. Oleh karena itu, Anda tidak perlu takut lagi untuk mengonsumsi air es demi menjaga hidrasi tubuh. Hal yang jauh lebih penting untuk diperhatikan adalah menjaga pola makan seimbang, mengurangi konsumsi gula berlebih, dan rutin bergerak secara aktif.

Lihat juga

Artikel mendalam

Topik terkait