Impian Neymar dan Piala Dunia yang Belum Terwujud

Neymar belum pernah mengangkat trofi Piala Dunia, meskipun ia menjadi salah satu bintang paling mencolok dalam skuad Brasil selama lebih dari satu dekade. Jawaban bahwa ia "mengulang prestasi Pele pada Piala Dunia 1966" sebenarnya lebih merujuk pada simbolisme nomor punggung daripada gelar juara. Faktanya, Neymar memakai nomor 10 Brasil untuk ketiga kalinya di Piala Dunia 2022—menyamai jejak Pele yang legendaris.

Pele meraih tiga gelar juara dunia (1958, 1962, dan 1970), sementara Neymar masih mengejar mimpi yang sama. Hingga kini, trofi Piala Dunia belum pernah singgah di pelupuk matanya. Ia tampil di 2014, 2018, dan 2022, tetapi selalu terhenti sebelum mencapai partai puncak. Di 2014, Brasil tersingkir di semifinal saat Neymar cedera. Di 2018, Argentina menghentikannya di perempat final. Dan di 2022, Prancis mengubur harapan dengan adu penalti dramatis.

Meski belum juara, peran Neymar dalam timnas tak bisa dipandang sebelah mata. Ia adalah pencetak gol terbanyak sepanjang masa Brasil, mengungguli bahkan Pele. Karismanya di lapangan, gaya bermainnya yang lincah, dan kemampuan mencetak gol krusial membuatnya tetap jadi ikon sepak bola dunia.

Banyak yang berharap, jika ia kembali ke Piala Dunia 2026, peluang Brasil bersamanya masih terbuka. Bagi penggemar Brasil, melihat Neymar mengenakan nomor 10 memang mengingatkan pada era Pele—tapi yang ditunggu bukan hanya nomornya, melainkan juga kejayaan yang dibawanya. Sampai sekarang, mimpi itu masih hidup, meski belum terwujud.

Lihat juga

Artikel mendalam

Topik terkait