Apakah Orang Kurus Jadi Lebih Tinggi?

Ada anggapan yang cukup umum di masyarakat bahwa saat seseorang menurunkan berat badan, tubuhnya akan terlihat lebih tinggi. Namun, faktanya, tinggi badan tidak bertambah hanya karena seseorang menjadi lebih kurus. Penurunan berat badan memang bisa membuat postur terlihat lebih ramping dan proporsional, tapi itu tidak berarti ada pertambahan tinggi secara nyata.

Tinggi badan seseorang ditentukan terutama oleh faktor keturunan atau genetik. Jika kedua orang tua memiliki postur tinggi, kemungkinan besar anaknya juga akan memiliki tinggi yang sebanding. Selain genetik, faktor lain seperti asupan nutrisi sejak kecil, kualitas tidur, aktivitas fisik, dan kesehatan secara keseluruhan juga turut berperan dalam proses pertumbuhan.

Masa pertumbuhan paling pesat terjadi pada masa kanak-kanak hingga awal remaja. Setelah itu, tulang mulai menutup dan pertumbuhan tinggi akan melambat hingga berhenti, biasanya di usia akhir remaja atau awal 20-an. Pada masa ini, apapun yang terjadi pada berat badan—naik atau turun—tidak akan memengaruhi tinggi badan secara langsung.

Jadi, meskipun tubuh yang lebih ramping bisa memberi kesan lebih jangkung, itu hanyalah efek visual. Orang kurus tidak tumbuh lebih tinggi hanya karena berat badannya turun. Yang penting adalah menjaga pola hidup sehat, makan bergizi seimbang, dan tetap aktif, terutama selama masa pertumbuhan. Untuk hasil terbaik, fokuslah pada kesehatan secara keseluruhan, bukan hanya angka di timbangan.

Lihat juga

Artikel mendalam

Topik terkait