Bolehkah Penderita Sakit Jantung Makan Ketan?
Bagi banyak orang, ketan adalah makanan yang lezat dan mengenyangkan. Namun, bagi penderita sakit jantung, ada baiknya berpikir dua kali sebelum menyantapnya.
Secara khusus, ketan yang sudah difermentasi menjadi tape ketan sebaiknya dihindari oleh penderita jantung koroner. Alasannya, tape ketan mengandung alkohol hasil proses fermentasi dan bisa memicu peningkatan detak jantung atau tekanan darah. Selain itu, makanan fermentasi seperti ini juga berpotensi menimbulkan gas di dalam tubuh, yang bisa membuat perut terasa penuh dan tidak nyaman—kondisi yang sebaiknya dihindari oleh penderita gangguan jantung.
Bukan hanya tape ketan, makanan lain seperti tape singkong, ubi, dan singkong juga disarankan untuk dibatasi. Meskipun dalam bentuk asli (belum difermentasi), bahan-bahan ini relatif aman jika dikonsumsi dalam porsi kecil, tetapi proses fermentasi mengubah komposisinya menjadi kurang ramah bagi penderita jantung.
Selain itu, ketan sendiri memiliki indeks glikemik yang cukup tinggi, artinya bisa menyebabkan lonjakan gula darah dengan cepat. Untuk penderita jantung—yang sering kali juga berisiko terhadap diabetes—ini bisa menjadi masalah tambahan.
Sebaiknya, konsultasikan dulu dengan dokter atau ahli gizi sebelum mengonsumsi makanan seperti ketan atau olahan fermentasi. Pola makan sehat, rendah garam, rendah lemak jenuh, dan kaya serat jauh lebih aman dan dianjurkan untuk menjaga kesehatan jantung dalam jangka panjang.
Komentar
Belum ada komentar. Jadilah yang pertama bereaksi.