Benarkah Piala Dunia Terbuat dari Emas Asli?

Bagi banyak pecinta sepak bola, Piala Dunia bukan sekadar turnamen—ia adalah simbol impian, kerja keras, dan kejayaan. Dan salah satu hal yang paling memukau dari ajang ini adalah trofi yang diberikan kepada juara. Melansir situs resmi FIFA, trofi Piala Dunia memang terbuat dari emas murni 18 karat, atau sekitar 75 persen emas asli.

Trofi ini setinggi 36,8 sentimeter dan memiliki bobot sekitar 6,175 kilogram. Bayangkan, trofi seberat itu sepenuhnya dirancang dengan detail indah yang melambangkan dua figur manusia yang mengangkat dunia. Desain ikonik ini diciptakan oleh seniman Italia, Silvio Gazzaniga, dan pertama kali digunakan pada Piala Dunia 1974 menggantikan trofi lama yang dikenal sebagai Jules Rimet.

Meski terbuat dari emas asli, trofi ini tidak benar-benar "lumer" di tangan pemain yang merayakannya. Emas 18 karat dipilih karena kekuatannya yang cukup untuk menjaga bentuk, sekaligus keindahan visualnya yang mewah. Namun, FIFA tentu tidak sembarangan menyimpannya. Setelah pertandingan final, trofi dikunci dengan sistem keamanan tinggi dan disimpan di tempat khusus.

Yang menarik, juara Piala Dunia tidak membawa pulang trofi asli. Mereka hanya mendapat replika sebagai kenang-kenangan, sementara aslinya tetap menjadi milik FIFA. Jadi, meskipun terbuat dari emas asli, nilai sejatinya bukan hanya dari logamnya—tapi dari sejarah, gairah, dan mimpi yang terukir di dalamnya.

Lihat juga

Artikel mendalam

Topik terkait