Rekening BCA Bisa Ditutup Jika Saldo Nol Selama 18 Bulan
Sejak 1 November 2022, PT Bank Central Asia Tbk (BCA) memberlakukan aturan baru terkait rekening tabungan yang tidak aktif. Jika saldo rekening mencapai Rp 0 dan tidak ada transaksi selama 18 bulan berturut-turut, maka rekening tersebut bisa ditutup secara otomatis oleh bank.
Dilansir dari akun Instagram resmi goodlifebca, kebijakan ini merupakan perubahan dari aturan sebelumnya. Dulu, rekening dengan saldo nol dan tanpa aktivitas selama 12 bulan langsung berisiko ditutup. Namun kini, nasabah diberi waktu lebih panjang sebelum rekening benar-benar dihentikan.
Kenapa aturan ini diberlakukan?BCA menjelaskan bahwa langkah ini diambil untuk menjaga kualitas data nasabah dan mengurangi jumlah rekening menganggur yang tidak terpakai. Selain itu, ini juga bagian dari upaya bank dalam meningkatkan efisiensi sistem dan keamanan data.
Meskipun tidak ada denda khusus karena saldo kosong, nasabah tetap perlu waspada. Rekening yang ditutup otomatis bisa merepotkan jika suatu saat ingin digunakan kembali, karena harus membuka rekening baru dan melalui proses verifikasi ulang.
Bagi kamu yang punya rekening BCA yang jarang dipakai, sebaiknya tetap lakukan minimal satu transaksi kecil secara berkala—entah transfer antar rekening sendiri atau cek saldo di ATM. Ini bisa membantu menjaga status rekening tetap aktif.
Intinya, meskipun tidak ada larangan resmi untuk memiliki saldo nol, penting untuk tetap menjaga rekening tetap "hidup" agar tidak terkena penutupan otomatis. Jaga rekeningmu, jaga akses keuanganmu.
Komentar
Belum ada komentar. Jadilah yang pertama bereaksi.