Posisi Tidur Ternyata Bisa Pengaruhi Pertumbuhan Tinggi Badan, Lho!

Tidur cukup bukan cuma bikin badan segar, tapi juga berperan besar dalam pertumbuhan tinggi badan, terutama bagi remaja yang masih dalam masa pertumbuhan. Banyak yang nggak sadar, tapi faktor nutrisi dan kualitas istirahat benar-benar menentukan seberapa optimal tubuh bertumbuh.

Faktanya, hormon pertumbuhan atau yang dikenal sebagai growth hormone paling aktif dilepaskan oleh tubuh saat kita tidur—terutama jika durasinya mencukupi. Para ahli menyarankan tidur minimal 8 jam per hari secara terus-menerus agar hormon tersebut bekerja maksimal. Kalau sering begadang atau tidur terpotong, prosesnya bisa terganggu.

Selain durasi, posisi tidur juga ternyata berpengaruh. Tidur dengan posisi lurus dan nyaman, seperti telentang dengan bantal yang tepat, bisa membantu tubuh dalam proses regenerasi otot dan tulang. Sebaliknya, tidur dengan posisi bungkuk atau terlalu sering miring ke satu sisi bisa mengganggu postur dan pertumbuhan tulang belakang.

Nutrisi memang penting—seperti asupan kalsium, vitamin D, dan protein—tapi semuanya akan kurang efektif kalau jam tidur nggak terpenuhi. Jadi, kalau kamu atau anakmu sedang berusaha menambah tinggi badan, mulailah dengan kebiasaan tidur yang teratur dan berkualitas.

Ingat, pertumbuhan tubuh tidak instan. Butuh konsistensi: makan bergizi, olahraga teratur, dan tidur cukup minimal 8 jam sehari. Mulai dari sekarang, karena waktu terbaik untuk tidur nyenyak adalah saat tubuh benar-benar diistirahatkan—bukan dipaksa begadang untuk main gadget.

Lihat juga

Artikel mendalam

Topik terkait